Sabtu, 26 September 2009

SESAK

Kau tau tapi Kau menunggu seberapa kuat aku bertahan dan berusaha meski akhirnya kadang Kau tak juga memberi apa yg aku inginkan, tapi Kau memberi apa yg aku butuhkan. tapi sungguh,,,aku mencintainya...

dinginnya air mata

aku bukan hasil dari jalang yang terbuang,, tapi titik awal sebelum nyawaku ditiupkan ke dalam rahim, hidupku memang berawal dari rasa kasihan. aku bukan berlian yang di timang-timang sang ratu dan raja seperti yang orang-orang kira, tapi aku butiran pasir yang diolah menjadi satu bentuk sebagai hasil dari seribu keinginan seorang kepala keluarga selama berbelas-belas tahun. aku tumbuh diantara pecahan-pecahan gelas, pecahan piring serta berbagai macam perabot rumah tangga lainnya yang kerap tak berbentuk lagi akibat lemparan emosi, dan aku ingat lekat-lekat bagaimana suara benturan benda-benda itu mengaduh. aku juga tumbuh diiringi nyanyian emosi dari nada suara paling tinggi manusia yang tak layak aku dengar, aku adalah remukan yang tertinggal dari adegan 2 manusia yang tak harmonis, aku adalah memar tanpa sebuah pukulan fisik, dan aku adalah nafas yang sesak oleh karena hal yang aku lihat, dengar, dan rasakan dari 2 manusia angkuh yang orang-orang sebut bapak dan ibu. aku adalah jiwa yang sakit tanpa melewati pembaringan lemas diatas tempat tidur, maka jadilah aku penghasil air mata untuk hidupku yang aku tuangkan pada bantal, guling sebagai lukisan kesedihan yang abstrak. dan aku lah pencari tawa dan bahagia yang tidak aku temukan pada sebuah istana yang orang sebut keluarga.

Rabu, 02 September 2009

perang dan perang..!!

gw kadang ga habis pikir dengan keadaan keluarga gw,,rumah gw,, ya terkadang terasa seperti tempat penampungan emosi beserta peledaknya. slalu aja ada pemicu yg membuat keadaan utk saling teriak. apa yg salah?? yg benar pun slalu terlihat salah. ga pernah ada tempat utk saling mengerti, yg paling tepat adalah tempat utk masing2 membela diri. pada akhirnya pelimpahan amarah terakhir adalah berujung pada gw. saat gw diam pun kesalahan terlimpah pada gw, apa yg salah?? knp gw dijadikan sumber masalah?? terlebih lagi saat gw teriak.. aaarrrrrrhhh,,, so tired!!!. mungkin gw berada pada tempat yg salah yg tidak sepenuhnya menerima keberadaan gw dan kejenuhan gw. hiks,,, so hurt now,, bagaimana harus gw tahan air mata ini,, kemana gw harus mengadu utk hal yg orang bs dengar tp ga pernah bs mereka mengerti. ketika hari ini gw keluar dari rumah dengan beberapa baju, dengan air mata yg terus mengalir tak dapat ditahan, dan kaki kanan yg terasa begitu sakit utk dilangkahkan,, siapa sahabat gw?? haruskah gw merepotkan mereka??. hiks..hiks,, kadang pergi jauh dr tempat gw hidup selama ini adalah jd pilihan terbaik. jauh dr orang2 yg katanya sayang gw, yg harusnya bs menyangangi gw dengan lebih mungkin jauh lebih menenangkan. entahlah,,kemana gw hr ini,, hati gw begitu sesak!!!. hmm,, beruntunglah kalian semua yg memiliki keluarga yg sempurna,, semoga orang seperti gw adalah orang yg minoritas, meski sebetulnya gw iri dengan kalian. but thx God for everything!! U always trying make me stronger.