Kamis, 04 Juni 2009

Confession No. 1

awal mengenalmu mengajarkan aku untuk kembali tersenyum dengan ikhlas di tengah luka hidup. perlahan tingkahmu menuntun aku untuk melepaskan tawa yang sesungguhnya. pribadimu yang jenaka membantu aku untuk bangkit dari kalah dan lelah setelah kehilangan. lalu kejanggalan-kejanggalan yang ku ciptakan, juga respon yang kau layangkan melahirkan narsisme yang menghidupkan kembali aliran-aliran dari dan untuk hatiku. aku pun semakin larut, terbius untuk mengenalmu lebih jauh, mendoktrin pikiranku dengan atribut-atribut terkait dirimu, memasuki jiwa yang kosong akan hasrat menjadi penuh dengan memori tentangmu. tapi aku harus mengundurkan diri ditengah signal-signal yang baru saja hidup, lalu waktu-waktu itu mungkin telah banyak mengajarkanmu tentang hari2 tanpa aku. apa yg kau rasa? apa yang kau tau dalam kita saling diam?. terus saja begitu sampai waktu mempertemukan kita kembali meski lilin keakraban yang dulu menyala terang dan pernah melelehkan kita kini hampir padam dengan fakta2 yang menyimpulkan "seperti apa aku".
hingga hari ini hatiku masih sempit, hatiku masih belum mau pulih untuk mengerti tentang perasaan yang sesungguhnya. tapi sejak kau berlalu, nada yang semula tinggi menjadi minor dan memaksa aku untuk berhenti membungkam tentang kata2 yang ingin keluar 7 bln lalu, dan ingin kau dengarkan. kamu ada di sisi hatiku,Nar!. bahkan saat aku melewati waktu bersama lelaki lain untuk hal yang lebih dari yang pernah kita lalui, kamu tetap ada dibenakku. dalam kesendirianku adalah kamu yang paling aku ingat. seperti apapun kamu hari ini, kamu tetap lelaki lugu kesayangan Ririn!. kamu lelaki pendatang baru terbaik dalam hidupku saat ini, dan aku menyayangimu lebih dari kemarin meski kamu tidak pernah mengerti untuk yang pernah terjadi.

2 komentar:

unamedyet mengatakan...

wow, what the story...beauty and complicated...
doktrin dgn atribut2 ? who is he ? caleg yah ?

aufklarung mengatakan...

wkwkwkwkwkk,,,siapa lg,,ya atribut dia lah..not caleg,,but calek,,calon lelakiku,,,hahahah