Jumat, 09 Januari 2009
best moment @2008
Jumat, 02 Januari 2009
dear my mom
Dear, my mom
Dear, my mom..
18 juli '08
Ibu,, kita memang jarang berbincang. Kerap kita saling teriak tanpa ada kata maaf meski kadang aku merasa salah, begitupun sebaliknya. Ibu,, apa aku berubah? Yang aku tau sudah lama aku tak punya banyak kata setibaku dirumah. Bahasa tubuhku cukup untuk mewakili jawaban dari pertanyaan2mu sehari2. Ibu,, apa aku pernah datang mengeluh padamu tentang masalah2ku?, seingatku tak pernah sekalipun kulakukan itu sejak kutanggalkan seragam putih merah. Tp belakangan ini aku teramat ingin memelukmu, terlebih lagi ketika aku pulang dalam keadaan penat dan perasaan sesak serta sulit bernafas dengan wajah yang tak lagi berbentuk manis. HATIKU SAKIT,BU!!! Aku ingin memelukmu sambil menangis dan bercerita tentangnya dan tentang kesakitanku. Aku hampir tak sanggup menyimpan ini sendiri, bu. Tp aku juga tak ingin kau tau bahwa aku sakit, aku tak ingin kau lihat air mataku meleleh untuk kedua kalinya untuk lelaki karena sejak saat itu dalam hatiku berjanji tak kan lg kau lihat aku menangis untuknya. Aku ingin menjadi anakmu satu2nya yang tegar, yang kuat kelak aku menjadi sebatang kara. Tp saat ini aku kembali rapuh, bu.. slogan hidupku yang berbunyi “bertahan dan semangat!!” kini tinggal kata tanpa makna. Bahkan semalam kau lihat lg aku menangis dalam simpuh dan doa kan, Bu?!. Kau pun murung setelah itu meski tak kau tanyakan apa2 padaku karena kau tau aku tak suka bercerita tentang rahasia. Maaf bu,.. aku cengeng.. aku lemah.. aku bodoh,, aku berdosa,, hanya karena seorang lelaki yang tak mampu kumiliki. Tp aku janji, bu,, aku akan tetap menjadi pelindungmu, dan kita akan berbahagia dihari depan dengan segala rencana besarku sambil melewati kesakitan ini. Love u so much,,Bu.. aku akan berjuang untuk menjadi lebih dari yang kau mau.
Anakmu
entahlah,,
entahlah,,setelah gw berhasil melewati anomie yg dahsyat dalam hidup gw,,untuk saat ini mungkin gw menjadi orang yg skeptis. tp wajarlah,”kita bisa menjadi orang yang skeptis, ga gampang percaya hanya karena satu orang yg menipu dan mepermainkan kita”, begitu klo kata andrea hirata. ya,,terserah sih orang mo blg apa ttg gw dgn skap gw yg skarang, gw ga peduli dgn orang2 yg ga da kepentingannya dgn gw. meski skap gw sempet mendapat teguran besar dr my love fucking father,tp ya ini gw!!. yg penting gw jalanin hdup gw dgn bnr, lawan sgala ketakutan gw dgn kekuatan gw sendiri alias berhenti mejadi dependensia dgn “orang ga jls”, hdup dgn orang2 yg mencintai gw, dan yg terpenting saat ini adalah smangat menjadi manuskrip alias manusia skripsi. klo pun mampir orang2 yg “ga jls” dlm hdup gw saat ini, yah maap2 aja, ga lebih dr orang yg sedang menulis data dan alamat dalam simfoni gw yg cepat atau lambat akan terlupakan.. datang dan pergi gw ga kan pduli. slama mreka spaham dan ngerti gw,its ok,, tp klo ga,,whos u are???,,
hati gw udah terlanjur dingin dgn kenyataan2 yg menjatuhkan,, hdup dgn mengingat Dia, hdup dgn ortu, sahabat, him yg slalu support gw, udah lebiih dr ckup.. “menarilah dan terus tertawa walau dunia tak seindah surga, bersyukurlah pada Yg Kuasa”.. that nice sentences for give me support.